Cara Efektif Beternak dan Budidaya Ayam Kate / Serama

ayam kate

Ayam Kate atau Serama bukanlah jenis ayam biasa pada umumnya. Jika pada umumnya, seekor ayam adalah untuk di konsumsi dagingnya, namun ayam kate ini tidak, melainkan untuk di jadikan sebagai ayam hias.

Mengapa tidak di jadikan ayam pedaging? Karena ayam kate ini memiliki keunikan yang tidak dimilki ayam biasanya, ialah dengan ukurannya yang mini, keindahan bulu, suara yang khas, jengger dan bentuk fisik lainnya yang sangat indah.

Hal tersebut yang menjadikan ayam kate sebagai ayam hias dengan harga yang sangat mahal berbandrol ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Memelihara ayam kate sangatlah mudah, namun membudidayakanya tidak semudah itu. Menurut pengalaman para peternak, membudidayakan unggas ini gampang-gampang susah karena ayam kate sangat mudah merasa stres yang mana akan membuatnya susah untuk bertelur.

 

Cara agar Ayam Kate tidak Stres

Ayam serama

ayamkategold.wordpress.com

Setres merupakan faktor utama yang menjadikan ayam kate tidak produktif, namun banyak cara yang bisa di lakukan untuk mencegahnya. Berikut dibawah adalah cara-cara agar menghindari ayam kate stres :

  • Membuat kandang ayam kate yang nyaman
  • Posisi peletakan kandang terkena sinar matahari
  • Sirkulasi udara yang baik
  • Kandang aman dari gangguan anak-anak dan hewan
  • Sesekali mengumbar ayam kate di luar kandang untuk beberapa jam
  • Berikan vitamin secara rutin

Cobalah tips diatas, yang mana sebenarnya tidak hanya untuk menghilangkan stres, namun juga untuk menjaga kondisi kesehatan ayam kate agar menghasilkan keturunan yang berkualitas. Tahap selanjutnya adalah menyiapkan semua yang dibutuhkan, berikut dibawah adalah untuk tahap-tahap untuk membudidaya ayam kate :

 

1. Memilih Indukan

Pertama yang harus dilakukan adalah mencari indukan unggul, seekor pejantan sehat. Memiliki postur tegak, bertengger merah terang, berbulu indah, berjalu, lincah serta aktif. Langkah kedua mencari lawan jenisnya, ialah seekor betinah sehat, memiliki postur sintal bulat montok, sering bertelur, berfisik sempurna dan memiliki bulu yang indah.

 

2. Proses Pemeliharaan dan Pemberian Pakan

Selalu mengontrol kesehatan ayam dan selalu membersihkan kandang ayam kate secara rutin. Memberikan pakan yang teratur dan teratur seperti jagung, biji-bijian, bekatul, ketah, beras merah dan gabah. Tidak hanya makan saja, namun pemberian air minum yang bersih juga wajib agar ayam kate tetap sehat.

 

3. Pemanenan

Setelah 21 hari masa eram, telur-telur ayam kate akan menetas menjadi itik. Setelah menetas baiknya untuk segera memisahkan itik ayam dan indukan betina dari indukan jantan. Setelah itik ayam kate berumur 1 minggu, waktunya untuk memindahkannya dengan indukan betina.

Dengan proses pemindahan tersebut itik ayam kate akan merasa kehilangan induknya pasti asupan makanannya berkurang, oleh karena itu ketika pada saat dipindahkan dari indukan betina, berikan vaksin kepada itik ayam kate yang di campur pada minumannya agar kondisi tetap sehat.

Sebaiknya agar berhati-hati memilih tempat kandang untuk itik ayam kate, karena jika tidak ditempatkan di kandang yang salah, maka akan menjadi santapan bagi hewan-hewan pemangsa seperti kucing, anjing, musang, dan tikus.

Untuk menghindari hal tersebut diatas, sebaiknya mendesain kandang itik ayam kate yang lebih tinggi dari tanah, sehingga hewan-hewan pemangsa tersebut tidak bisa menjangkau untuk menyantapnya.

Demikianlah cara memelihara dan membudidaya ayam kate atau serama. Sebenarnya sangat mudah sekali dilakukan jika dengan benar-benar memperhatikan setiap tahap yang dibutuhkan. Semoga dapat bermanfaat dan bisa menginspirasi, terus mencoba dan perhatikan setiap prosesnya agar mendapat hasil yang sempurna.

Leave a Reply