Pengalaman Pertama Pendakian Gunung Merbabu

Pendakian Gunung Merbabu

Daripada bingung admin mau nulis apa di bisakali.com kan sayang websitenya kosong gak ada isinya di anggurin jadi butiran-butiran debu duniamaya.lol. Tulisan pertama kali ini saya mau berbagi sedikit Pengalaman Pertama Mendaki Gunung yang sangat Bersejarah buat saya :D. Sebenarnya bukan yang pertama sih, dulu jaman-jaman ABG kira-kira SMP – SMA sering KemCer (Red : Kemping Ceria) ke curug – curug sekitaran Jawa Barat, secara saya orang Jawa Barat maklum ingin sedikit menikmati alam sekitaran lingkungan saya, seenggaknya mengenal lebih tau lah terjun langsung ke lapangan (kok lapangan kan Curug).

Catatan Sejarah kali ini di awali dengan Pendakian Gunung Merbabu 5-7 November 2014. Awalnya di ajakan salah satu teman saya ikut rombongan teman-teman kampusnya yang saya tidak bisa nolak karena beliau Sohib (Red : Sahabat) saya.  Walaupun Sebenernya males banget liburan kok capek sih naik-naik gunung, mending ke pulau atau tempat wisata lainya kan gak capek-capek harus jalan jauh :D, tapi setelah di fikir-fikir boleh juga untuk di jadiin destinasi pilihan liburan baru.

Pendakian Gunung Merbabu

RINGKASAN PERJALANAN

Awal perjalanan kami di mulai pada rabu sore 5 November 2o14 menuju meeting point.  karena kami sibuk kerja masing-masing, kami sepakat meeting point di tetapkan di Stasiun Senen sebagai saksi awal perjalanan kami. Sekitar pukul 17.30 WIB Kereta datang kami ber-lima masuk ke dalam kereta. Sebenarnya kami ber-enam karena salah satu teman kami lembur tidak bisa ikut satu kereta maka terpaksa berangkat menyusul menggunakan kereta lain yang lebih malam.

Baca Juga:

Awal tujuan kami bukan ke Gunung Merbabu tapi ke Gunung Lawu, karena di tengah perjalanan di dalam kereta kami mendapat kabar buruk bahwa Pendakian Gunung Lawu di Tutup akibat kebakaran hutan 🙁 . Sontak saya beserta rombongan panik dan bingung mau di arahkan kemana pendakian kami, sayang banget kan udah setengah jalan kalo di batalin. setelah tanya teman-teman yang lebih sering naik gunung dan bisa di bilang lebih senior dan kami ber-enam sepakat untuk merubah perjalanan kami ke Gunung Merbabu via Wekas.

Sekitar Pukul 02.30 kami sampai di Stasiun Semarang Tawang beres-beres packing-packing, seting-seting Tas dan perlengkapan tempur  lalu kita siap  melanjutkan perjalanan, baru saja keluar dari stasiun kami langsung di sambut dengan beberapa supir taxi yang menarkan jasa sewa Taksi sampai ke wekas, setelah tawar menawar harga yang sangat sengit 😀 (maklum kuli) Deal !!! kita lanjutkan perjalanan menuju wekas dengan taxi.

Pendakian Gunung Merbabu

Dari udara panas hingga udara dingin akhirnya kami sampai juga di Pos Pendakian Wekas tepat Pukul 04.00 WIB, Sambil nunggu pagi kami masak-masak buat sarapan biar jadi tenaga besok pagi naik ke atas. Waktu sudah menunjukan pukul 09.00 WIB salah satu teman kami masih belum datang juga, karena kereta yang dia gunakan berhenti di solo, tau lah jaraknya solo ke wekas 😛 . Alhamdulillah tepat pukul 14.00 teman kami akhirnya datang juga, karena kami sudah kelewat jenuh teman kasih di kasih istirahat sekitar satu jam terus langsung kita nggegas ke atas tepat pukul 13.00 WIB. Adventure is begin !!!

Pendakian Merbabu

Karena takut ke malaman tujuan hari pertama cuma sampai Pos 2 saja. Sekitar Pukul 09.30 WIB alhamdulillah kita tiba di Pos 2 dengan selamat dan sedikit kaget sama udara dingin Gunung merbabu yang nusuk terasa sampai ke tulang, bikin tenda, masak, makan malam lalu istirahat. Keesokan paginya langsung bikin sarapan selesai pukul 11.00 wib, setelah selesai makan-makan lanjut tidur lagi nunggu agak siangan kita ke puncak. yeaayy….

Waktu telah menunjukan pukul 14.00 WIB bangun siap-siap membawa peralatan secukupnya untuku summit ke puncak. Cuaca siang itu sepertinya kurang bersahabat, perjalanan kami di temani gerimis kecil dan sambutan kabut yang gelap tapi kami tidak pantang menyerah untuk tetap melanjutkan tekad bulat kami.

Alhamdulillahirobbilamin… akhirnya kita ber-enam sampai juga di Puncak Merbabu setelah perjalanan yang sangat penuh perjuangan ini pukul 17.00 WIB. Di karenakan cuaca yang makin memburuk Kurang lebih 15 menit di atas sana kami segera bergegas turun karena takut kemalaman dengan cuaca buruk begini khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Sekitar pukul 19.00 kami alhamdulillah selamat sampai tempat tenda, langsung masak buat makan malam lanjut istirahat persiapan besok pagi untuk turun kebawah kembali ke jakarta.

Pendakian Gunung Merbabu

Udara sejuk kelewat dingin menyambut pagi kami untuk packing barang bawaan. Berbagi tugas sebagian packing sebagian masak buat sekedar ganjel buat perjalanan turun, Pukul 09.00 WIB selesai makan kita langsung berdoa dan siap kembali ke kehidupan nyata di Ibukota yang panas dan keras.

Sekian, sedikit sejarah yang saya buat. lol. Semoga tulisan tidak penting ini bisa menginspirasi kawan-kawan semua yang membaca. Terimakasih

Rasa takut menyelamatkanmu, sedangkan rasa panik membunuhmu #Dontpanic

Leave a Reply