Sholawat Syifa Tibbil Qulub Sebagai Penyembuh Segala Macam Penyakit

Sholawat tibbil qulub

Sholawat Syifa atau Sholawat Tibbil qulub pertama kali saya dengar dari anak-anak kecil yang mengaji  di sebuah Taman Pendidikan Al-Qur’an Masjid Kampung saya.

Alunan shalawatnya yang begitu sejuk, apalagi setelah mendengar kata syifa dalam shalawat tersebut yang memiliki arti sebagai obat atau penyembuh membuat hati saya terenyuh untuk ikut bershalawat. Setelah saya mencoba menggali lebih dalam tentang Sholawat syifa, ternyata memiliki banyak sekali manfaat.

Sholawat syifa tibbil qulub merupakan shalawat Thibbiyah yang terkenal dan memiliki sebagai penawar atau obat, karena dalam bacaan tersebut terdapat kandungan tawasul kepada Junjungan Nabi Besar Muhammad SAW.

Yang mana diumpamakan sebagai keafiatan sehat jasmani dan rohani bagi segala tubuh dan segala penawarnya, cahaya bagi segala mata dan sinarnya, makanan dan santapan bagi segala ruh.

Shalawat syifa tibbil qulub ini dari Nabi Sholallahu ‘alaihi wa aalihi wasalam yang diambil dari kitab “Mafaatihu as-sa’adaah fi Sholawat”. Al Habib Abu Bakar bin Abdullah bin ‘Alwi bin Abdulloh bin Tholib Al-Athos.

 

Bacaan Sholawat Syifa Tibbil Qulub

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا . وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا . وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا . وَقُوْتِ اْلأَرْوَاحِ وَغِذَائِهَا . وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

“Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin thibbil quluubi wadawaa-iha wa‘aafiyatil abdaani wasyifaa-ihaa wanuuril ab-shaari wadhiyaa-ihaa wa’alaa aalihii washohbihii wasaliim”

Artinya: “Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada baginda kami, Junjungan Nabi Muhammad SAW sebagai penyembuh hati sekaligus obatnya,  penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata  beserta cahayanya dan merupakan makanan pokok jasmani maupun rohani, Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya.”

 

Faedah Bersholawat Akan Mendapat Rahmat Langsung dari Allah SWT

Shalawat syifa

youtube.com

Karena pada dasarnya bershalawat kepada Rasulullah memiliki banyak sekali khasiat yang tidak terhitung oleh akal manusia dan salah satu nikmat serta ganjaran terbesar shalawat adalah Allah SWT membalasnya dengan 10 kali sholawat yang berupa rahmat yang langsung mendatangi kita.

Masya Allah, apalagi yang lebih baik dari rahmat Allah SWT. Oleh karena itu perbanyaklah sholawat dan sesering mungkin, selalu sempatkan bershalawat dalam semua aktifitas kita sehari-hari. Agar semua yang lakukan selalu dirahmati Allah SWT dan senantiasa menjadi berkah.

 

Sholawat Tibbil Qulub sebagai Syifa

Sholawat tibbil qulub

situssejarah.com

Sholawat tibbil qulub sendiri salah satu sholawat yang istimewa yakni memiliki banyak keutamaan. Sholawat tibbil qulub atau Sholawat syifa juga dikenal dengan sholawat nuril abshor, sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bersholawat memiliki banyak sekali manfaatnya.

Sholawat tibbil qulub dikhususkan untuk mengobati dan menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik penyakit dhohir atau badaniyah maupun batin atau hati.

Ada Beberapa fadhilah sholawat tibbil qulub  ialah dapat mengobati atau memberikan kesehatan terhadap tubuh dari bermacam-macam penyakit.

Menjadikan beban hati, beban pikiran semkain ringan, menyembuhkan dan mengobati dari sifat tercela dan kegundahan atau rasa was-was serta memberikan cahaya dan sinar bagi mata hati.

Baca Juga: Penjelasan Berdiri Pada Saat Mahallul Qiyam

Cara Mengamalkan Sholawat Syifa Tibbil Qulub untuk Mengobati Segala Penyakit

cara membaca sholawat syifa

ukhtiindonesia.com

Bacalah sholawat tibbil qulub sebanyak 7 kali, di setiap satu kali bacaan ditiupkan ke satu gelas air minum lalu kemudian di minum.

Bisa juga dengan membaca sholawat syifa ini sebanyak 7 kali, disetiap membaca ditiupkan di kedua telapak tangan lalu diusapkan kepada bagian tubuh yang sakit.

Insya Allah penyakit yang diderita akan segera sembuh. Bagi hati yang sempit sering merasa was-was dan bingung serta merasa sumpek atau jenuh, perbanyaklah membaca sholawat ini sebagai wirid setiap setelah sholat fardhu.

Atas izin Allah SWT semua permasalahan akan segera terselesikan dan dilapangkan hatinya serta akan terhindar dari segala macam penyakit.

“Barangsiapa yang senantiasa selalu membaca Sholawat Syifa Tibbil Qulub setiap malam sebanyak 7 kali atau 21 hingga 41 kali bahkan mencapai 313 Insya Allah diberi terang hatinya serta diberi kesehatan lahir dan bathin”

 

Bukti Sholawat Tibbil Qulub dijadikan Sebagai Syifa

Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Athos

flickr.com

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat dan faedah dari sholawat syifa tibbil qulub. Seperti yang telah di tuturkan dalam kumpulan Kalam Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-Athos mengenai sholawat tibbli qulub “Seseorang yang lemah penglihatannya datang kepada Al-Habib sambil mengeluh, lalu kemudian beliau mengusap kedua mata lelaki tersebut dan memerintahnya untuk memperbanyak membaca sholawat syifa tibbil qulub.

Beliau juga mengatakan: Telah bercerita kepadaku Al-Habi Muhammad bin Zein Ba’abud beliau berkata: “Penglihatanku telah diambil, dan aku mengeluhkan atas keadaan tersebut kepada Al-Habib Sholeh bin Abdillah Al-Athos”.

Kemudian beliau mengusap kedua mataku lalu berkata : “Bacalah sholawat kepada Nabi Sholallaohu ‘alaihi wa aalihi wassalam sebanyak 300 kali dengan sholawat sepert ini: Allahumma sholi ‘alaa sayyidina Muhammadin thibil quluubi wadawaa ihaa wa ‘aafiyatil abdaani wasifaa ihaa wa nuuril abshoori wa dliyaa ihaa wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wasalim.”

Setelah aku mengamalkannya, Alhamdulillah atas izin Allah SWT penglihatanku kembali seperti semula.

Lalu kemudian Habib Ahmad berkata : Habib Abu Bakar Bin Abdullah merupakan salah seorang Guru Habib Ali Al-Habsy (Sohibul Maulid Habsy) telah memberi ijazah kepadaku dengan sholawat tersebut. Beliau memerintahkan kepadaku untuk mengamalkannya setiap selesai sholat fardhu/maktubah sebanyak 3 kali.

Dengan demikian sudah terbukti bahwa manfaat dan faedah dari sholawat tibbil qulub sebagai syifa ini untuk mengobati dari berbagai macam penyakit.

 

Kontroversi Pendapat Tentang Sholawat Syifa Tibbil Qulub

Shalawat bid'ah

sholawat.co

Walaupun ada beberapa orang yang mengatakan bahwa sholawat tibbil qulub mendatangkan syirik, namun hal tersebut terjadi bila shalawat ini disalah artikan dalam penerjemahannya. Menurut Terjemahannya, memang terdapat sedikit kebingunan jika di terjemahkan ayat per ayat.

Namun, yang terpenting adalah kita haru ingat bahwa segala penyakit dan musibah yang datang itu semuanya berasal dari Allah SWT dan segala penyembuhnya juga datang dari Allah SWT.

 

Video Lirik dan Arti Sholawat Syifa Tibbil Qulub / Pepali Ki Ageng Selo Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf

fawaiq.blogspot.com

Sholawat syifa tibbil qulub yang dibawakan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf terdapat dua sholawat sekaligus, yakni dengan sholawat Pepali Ki Ageng Selo.

Selayang pandang tentang Ki Ageng Selo, Beliau salah satu  tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa. Pemilik dari nama lain Syaikh Abdurahman tersebut merupakan masih memiliki garis keturunan dengan Raja terakhir Majapahit yang merupakan calon Raja-raja Mataram Islam. Raja tersebut ialah Panembahan Senopati yang mana merupakan salah satu cicit Ki Ageng Selo.

Berikut lirik dan arti dari Syifa Tibbil Qulub / Pepali Ki Ageng Selo :

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا . وَعَافِيَةِ اْلأَبْدَانِ وَشِفَائِهَا . وَنُوْرِ اْلأَبْصَارِ وَضِيَائِهَا . وَقُوْتِ اْلأَرْوَاحِ وَغِذَائِهَا . وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ

“Allahuma shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin thibbil quluubi wadawaa-iha wa‘aafiyatil abdaani wasyifaa-ihaa wanuuril ab-shaari wadhiyaa-ihaa wa’alaa aalihii washohbihii wasaliim”.

Artinya: “Ya Allah, curahkanlah rahmat kepada baginda kami, Junjungan Nabi Muhammad SAW sebagai penyembuh hati sekaligus obatnya,  penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata  beserta cahayanya dan merupakan makanan pokok jasmani maupun rohani, Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya.”

 

Bait Pertama :

Pepali ki ageng, selo amberkahi

Ojo gawe angkuh, ojo ladak lan ojo jahil

Ojo ati serakah lan ojo celimut,

Ojo buru aleman lan ojo ladak

Wong ladak pan gelis mati, lan ojo ati ngiwo

Artinya: Larangan Ki Ageng Selo yang memberkahi, jangan sombong, jangan bengis dan jangan jahil, jangan serakah dan jangan panjang tangan, jangan mencari pujian dan jangan angkuh. Orang yang angkuh akan cepat mati dan jangan berkehendak negatif.

 

Bait Kedua :

Niruho wong mulyo, habaib ulomo

Niyat hormat golek tsawab ujar berkah kang minulyo

Ojo sampe modo, ora keno nyelo

Luwih becik derek tindak lampah pinuji minulyo

Tembung alus ati ati, lungguhe ojo sembrono

Artinya: Tirulah orang mulia, serta para Habib dan Ulama. Berniat untuk menghormati, mencari pahala dan keberkahan dari nasihat orang mulia. Jangan sampai menghina, jangan menyela. Lebih baik ikut aktivitasnya yang mulia. Bicara dengan halus dan hati-hati, duduknya jangan seenaknya sendiri.

 

Bait Ketiga:

Sopo nandur bagus, bakal panen ugo

Seneng ayem bahagia, anak putu sak kluwargo

Lamun dadi penggede, printah anak buahe

Ojo nganti keras kaku, sak seneng karepe dewe

Dadiyo siro pelindung, printah kelawan kiro kiro

Artinya: Barang siapa yang menanam pasti akan memanennya juga. Senang tenang dan bahagia bersama anak cucu sekeluarga. Saat menjadi Pejabat, ketika memerintah anak buahnya. Jangan menggunakan kekerasan dan kaku seenaknya sendiri. Jadilah engkau pelindung, memerintah dengan penuh perhitungan.

 

Bait Keempat:

Iling lan waspodo, dawuh kang utomo

Senengno jiwamu lan atimu, ojo salah tompo

Pitutur kang luhur, printahe agomo

Ojo simpang siur, tindak ngawur ndadekno sengsoro

Dadiyo wong agung kang minulyo, tumindak sempurno

Artinya: Ingat dan Waspada, Nasihat itu yang utama. Senangkan jiwa dan hatimu dan jangan salah paham. Nasihat yang baik, perintah agama. Jangan mudah simpang siur, bertindak ngawur sehingga membuat sengsara. Jadilah engkau orang yang agung lagi mulia yang bertindak dengan sempurna.

 

Bait Kelima:

Nindaki kewajiban, kanti dasar iman

Akhlaq bagus tumus, sabar alus noto ati mapan

Ta’at lan ngabekti, perintahe gusti

Nindakno ngibadah, netepi printah amal kang pinuji

Nyadong ridlo rahmat lan syafa’at saking kanjeng nabi.

Artinya: Melaksanakan kewajiban dengan dasar iman, akhlak yang bagus, sabar, halus serta dpat menata hati. Taat dan berbakti terhadap perintahnya Tuhan, melaksanakn ibadah, menjalankah perintah sebagai amal yang utama. Mengharap ridho dan rahmat serta syafaat dari Nabi SAW.

 

Video Sholawat Syifa Tibbil Qulub Sebagai Doa oleh Ustadz Yusuf Mansyur

Ustad Yusuf Mansyur menerangkan bahwa Shalawat Tibbil Qulub, tidak harus dibaca pada saat sakit saja, namun juga dibaca ketika sehat yang bermanfaat seperti vitamin atau tabungan amal shaleh.

Menurut nasehatnya Syeikh Wahbah, beliau membacanya ketika sedang sakit kepala. Beliau memegangnya di kening bagian kanan.

Lalu Ustad Yusuf Mansyur mengajak audience dan para santri untuk ikut bershalawat sambil menyarankan “Barang siapa yang memiliki di bagian tubuhnya yang merasa sakit”.

Tidak hanya untuk bagian yang terasa sakit namun juga Shalawat Syifa Tibbil Qulub juga dapat mengobati bagi yang ingin hamil mempunyai keturunan dengan memegang perutnya sambil dibacakan shalawat tersebut.

Shalawat Syifa Tibbil Qulub juga ditujukan kepada para santri untuk mempermudah menyerap Ilmu dan menghafal Al-quran. Dengan dibacakan sambil telapak tangan kanan di kepala dan telapak tangan kiri di hati.

Semoga sholawat syifa tibbil qulub dapat bermanfaat. Insya Allah apabila rutin membaca dan mengamalkannya sebagai wirid dan dzikir maka akan terhindar dari segala segala jenis penyakit baik lahir maupun bathin. Bahkan dianjurkan untuk membacanya sesering mungkin dan secara istiqomah (terus menerus) dan yang terpenting dibaca setelah sholat fardhu.

Leave a Reply