Sejarah dan Budaya Suku Sunda yang Penuh Pesona

Sejarah dan Budaya Suku Sunda yang Penuh Pesona

Suku sunda merupakan kelompok etnis berasl dari barat pulau Jawa, Indonesia, mencakup wilayah administrasi provinsi Jawa Barat, Banten, Jakarta dan Lampung.

Suku sunda merupakan etnis terbesar kedua di indonesia setelah suku Jawa, paling sedikitnya 15,4% penduduk indonesia adalah orang sunda.

Sejarah Suku Sunda

sejarah sunda
kedaiwisata.com

Sunda merupakan nama kerjaan kiranya baru muncul pada abad ke 8 sebagai kerajaan penerus Tarumanegara yang mana pusat kerajaanya sekaraang berada di daerah Bogor.

Sejarah sunda mendapati babak baru karena arah pesisir utara di Jayakarta (Batavia) masuk kekuasaan kompeni Belanda sejak 1610an dan dari arah pedalaman sebelah timur masuk kekuasaan Mataram sejak 1625.

Bahasa Suku Sunda

basa sunda salamina
kbmfekonunigal.blogspot.com

Ada tiga tingkatan dalam bahasa sunda, yaitu Bahasa Halus yang terdapat di daerah Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Bandung, Sumedang, Sukabumi dan Cianjur.

Bahasa Sedang terdapat di daerah Pantai Utara Banten, Karawang, Cirebon, dan Bogor. Bahasa Kasar terbagi menjadi 2 bahasa, yaitu Cohag (kasar) dan Cohag Pisan (kasar sekali).

 

Mata Pencaharian Suku Sunda

bertani
voa-islam.com

Mayoritas pencaharian masyarakat sunda merupakan bercocok tanam di sawah dan ladang. Tanaman pokoknya adalah padi yang di tanam bertingkat karena rata-rata dataran suku sunda di daerah pegunungan.

Ladang dan kebun ditanami oleh sayur-mayur, teh, karet, tebu, kina, kelapa sawit yang mana kebanyakan tanaman tersebut tembus pasar ekspor.

Tidak hanya di bidang tanam-menanam, namun banyak juga yang bergelut di bidang peternakan, budidaya perikanan, anyam-anyaman, kerajinan tangan, kerajinan tembikar dan masih banyak lagi di bidang industri kreatif lainnya.

Bidang pendidikan sekarang di suku sunda sudah semakin maju yang mana menyebabkan banyak masyarakat suku sunda menjadi guru pendidik, ekskutif, pedagang besar, pengusaha dan lain-lain.

 

Budaya Masyarakat Suku Sunda

budaya suku sunda
siliwangitrans.com

Prinsip garis keturunan dan hubungan kekerabatan orang sunda merupakan bilateral. Keluarga inti mendapatkan kekuatan sosial di kesatuannya dengan keluarga luas yang disebut golongan.

Sebagian masyarakat tersebut juga mengenal kekerabatan yang ambilineal karena mencakup kerabat di sekitar ego, namun tetap berorientasi kepada kake moyang, yang mana sistem tersebut dengan bondoroyot.

Kepemimpinan formal masyarakat sunda sudah cukup lama mengikuti sistem birokrasi maju. Kepemimpinan tersebut berurutan dari provinsi, daerah tingkat dua, kecamatan, desa hinga ke kampung-kampung.

Struktur Pedesaan terdiri dari Kepala Desa, Juru Tulis, Polisi Desa, Ulu-ulu, Amil, Kepala Kampung, dan Ketua Rukung Tetangga.

Namun tidak hanya pemimpin formal, pemimpin non-formal pun masih banyak karena memang masih disegani dan menghargai budayanya. Seperti para pemuka agama, amil kolot, gangirang, sesepuh dan lain-lain.

 

Kesenian Suku Sunda

wayang golek kesenian sunda
pariwisatabandung.info

Kesenian sunda masih di bersangkutang dengan kebudayaan Jawa, namun kesenian yang dianggap asli masyarakat ini juga banyak ditemukan, seperti wawacan (seni tradisi lisan agama islam) dan beluk (seni suara untuk membawakan wawacan).

Kesenian Wayang Golek Sunda juga merupakan budaya yang di pengaruhi oleh Kebudayaan Jawa Mataram, namun budaya tersebut sudah berubah dengan logat dan citarasa orang sunda.

Dan masih banyak lagi kebudayaan dan kesenian suku sunda yang sudah terkenal, baik di dalam maupun di luar negeri.

Agama dan Kepercayaan Suku Sunda

sunda wiwitan
budaya.rimanews.com

Mayoritas suku sunda beragama Islam, ada beberapa bagian kecil yang beragama kristen, hindu dan Sunda Wiwitan, Jati Sunda.

Agama Sunda Wiwitan masih bertahan di beberapa komunitas pedesaan suku sunda, seperti di kuningan dan masyarakat suku baduy di Banten yang berkerabat dekat dan bisa dikategorikan sebagai suku sunda.

2 Comments

  1. Terima kasih atas artikelnya. Pengenalan akan budaya bangsa sendiri merupakan langkah awal dalam membangun nasionalisme pada generasi sekarang, terutama saat gempuran budaya asing semakin tak terbendung. Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai keanekaragaman budaya Nusantara bisa kunjungi situs 1001 Indonesia

  2. kuring urang sunda, reueus jadi urang sunda…tapi hariwang ningali generasi penerus.. barudak sunda teu arapaleun bahasa jeung budaya sunda…malah loba nu ngarasa era ngomong ku bahasa sunda….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.